BALIKPAPAN CITY


Balikpapan adalah sebuah kota di
Kalimantan Timur , Indonesia . Kota ini memiliki perekonomian terbesar di seantero Kalimantan , dengan total
PDRB mencapai Rp79,65 triliun pada tahun 2016. [7] Dari sisi kependudukan, Balikpapan adalah kota terbesar kedua di Kalimantan Timur (setelah Samarinda) dengan total penduduk sebanyak 778.908 jiwa[8] , yang merupakan 21.6 % dari keseluruhan penduduk Kaltim. Balikpapan merupakan kota dengan biaya hidup termahal se-Indonesia. [9][10] Logo dari kota yang sering disebut Kota Minyak ( Banua Patra) dan Bumi Manuntung ini adalah beruang madu , maskot Balikpapan yang mulai di ambang kepunahan. Nama asli Balikpapan adalah Billipapan[11][12] atau Balikkappan [13] (logat Banjar).

  • BALIKPAPAN CITY
    Lambang Kota Balikpapan
    Moto : Kubangun, Kujaga dan Kubela[1]
    Semboyan: Beriman
    Slogan: Manuntung

Dari kiri atas searah jarum jam: Ban Udara Sultan Aji Muhammad Sulai Balikpapan Sport and Convention Ce Taman Bekapai, Kawasan Kilang Mi
Pertamina , Jalan Jenderal Sudirm

Peta lokasi Kota Balikpapan di
Kalimantan Timur
Koordinat : 1°8′56″LU 116°54′11″BT
1,14889°LS 116,90306°BT
Provinsi Kalimantan Timur
Hari jadi 10 Februari 1897
Dasar hukum UU RI No. 27 Thn. 1959
Pemerintahan
-Wali kota Rizal Effendi
APBD
-APBD Rp 1,27 triliun (2007) [2]

DAU Rp 268.135.688.000,-
(2011) [3]
Luas 503,3 km²
Populasi
-Total 735.850 (2017) [4]
-Kepadatan 1.360/km² ( tertinggi di Kaltim )
Demografi
-Agama Islam 89.25%
Kristen Protestan 7.80%
Katolik 1.86%
Buddha 0.84%
Hindu 0.25%
Konghucu 0.002% [5]
-Bahasa Indonesia ,[6]
-Zona waktu WITA (UTC+8)
-Kode area telepon +62542
-Bandar udara Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman
Pembagian administratif
-Kecamatan 6
-Kelurahan 34
Simbol khas daerah
-Fauna resmi Beruang madu
Situs web http://www.balikpapan.go
.id

Geografi

Kota Balikpapan memiliki wilayah 85% berbukit-bukit serta 12% berupa daerah datar yang sempit terutama berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) dan sungai kecil serta pesisir pantai. Dengan kondisi tanah yang bersifat asam (gambut) serta dominan tanah merah yang kurang subur. Sebagaimana layaknya wilayah lain di Indonesia, kota ini juga beriklim tropis. Kota ini berada di pesisir timur Kalimantan yang langsung berbatasan dengan Selat Makassar, memiliki teluk yang dapat dimanfaatkan sebagai pelabuhan laut komersial dan pelabuhan minyak.
Batas wilayah
Letak astronomis Balikpapan berada di antara 1,0 LS – 1,5 LS dan 116,5 BT – 117,5 BT dengan luas sekitar 503,3 km² dengan batas-batas wilayah sebagai berikut:
Utara Kabupaten Kutai Kartanegara
Selatan Selat Makassar
Barat Kabupaten Penajam Paser Utara
Timur Selat Makassar
Sejarah
Asal usul nama Balikpapan
Ada beberapa hikayat populer yang menceritakan asal usul kota yang berada di pesisir timur Kalimantan ini, yaitu: [14][15]

Adanya 10 keping papan yang kembali ke Jenebora dari 1.000 keping yang diminta oleh Sultan Kutai sebagai sumbangan bahan bangunan untuk pembangunan Istana Baru Kutai Lama. Kesepuluh papan yang balik tersebut disebut oleh orang Kutai Balikpapan Tu. Sehingga wilayah sepanjang Teluk Balikpapan, tepatnya di Jenebora disebut Balikpapan. [16]
Suku Pasir Balik (suku asli Balikpapan) adalah keturunan kakek dan nenek bernama Kayun Kuleng dan Papan Ayun. Sehingga daerah sepanjang Teluk Balikpapan oleh keturunannya disebut Kuleng-Papan atau artinya Balikpapan (dalam bahasa Paser, Kuleng artinya Balik).

Dalam legenda lain juga disebutkan asal usul Balikpapan, yaitu dari seorang putri yang dilepas oleh ayahnya seorang raja yang tidak ingin putrinya tersebut jatuh ke tangan musuh. Sang putri yang masih balita diikat di atas beberapa keping papan dalam keadaan terbaring. Karena terbawa arus dan diterpa gelombang, papan tersebut terbalik. Ketika papan tersebut terdampar di tepi pantai ditemukan oleh seorang nelayan dan begitu dibalik ternyata terdapat seorang putri yang masih dalam keadaan terikat. Konon putri tersebut bernama Putri Petung yang berasal dari Kerajaan Pasir. Sehingga daerah tempat ditemukannya dinamakan Balikpapan.
Hari jadi kota Balikpapan adalah tanggal 10 Februari 1897. Penetapan tanggal ini merupakan hasil Seminar Sejarah Balikpapan pada tanggal 1 Desember 1984 .

Tanggal 10 Februari 1897 ini adalah tanggal pengeboran minyak pertama di Balikpapan yang dilakukan oleh perusahaan Mathilda sebagai realisasi dari pasal-pasal kerja sama antara J.H. Menten dengan Mr. Adams dari Firma Samuel dan Co. [17]
Kesultanan Kerajaan Kutai
Tentara Sekutu mendarat di Balikpapan, 1 Juli 1945.
Daerah Balikpapan dan Balikpapan Seberang ( Penajam ) merupakan bagian dari wilayah negara dependen
Kesultanan Kutai . [18][19][20] Tahun 1942 Penajam termasuk dalam wilayah Balikpapan. [21] Sejak sekitar tahun 1636, Kalimantan pada umumnya termasuk negara bagian Kutai , negara bagian Paser dan negara bagian Berau diklaim sebagai wilayah mandala negara Kesultanan Banjarmasin . [22] Pada 13 Agustus
1787 , Sunan Nata Alam telah menyerahkan kedaulatannya atas sebagian besar Kalimantan kepada perusahaan VOC, yang kemudian diperbarui lagi pada tanggal 4 Mei
1826 pada masa Sultan Adam . Setelah itu Kalimantan pada umumnya menjadi wilayah negara Hindia Belanda .

Tahun 1844, bekas negara bagian Kutai secara resmi mendapat pengakuan sebagai negara dependensi di dalam negara Hindia Belanda. [23] Menurut Staatsblad van Nederlandisch Indië tahun 1849, Kutai termasuk dalam zuid-ooster-afdeeling berdasarkan Bêsluit van den Minister van Staat, Gouverneur-Generaal van Nederlandsch-Indie , pada 27 Agustus 1849, No. 8 [24] Tahun 1855, Kutai merupakan sebagian dari de zuid- en oosterafdeeling van Borneo yang beribukota di Banjarmasin. [25]
Masa Hindia Belanda
Jalan Minyak pada tahun 1950-an.
Dengan ditemukannya sumber-sumber minyak di daerah Balikpapan dan daerah sekitarnya ( Samboja , Sanga-Sanga dan Muara Badak ), pemerintah
Hindia Belanda akhirnya membeli wilayah ini dari Sultan Kutai Kertanegara serta dibangun untuk mendukung usaha-usaha pertambangan khususnya perminyakan dengan mendirikan kilang minyak , kantor operasi serta perumahan pegawai (sisa-sisa usaha pembangunan Hindia Belanda dapat dilihat dari permukiman para staf
Pertamina ).

Aktivitas perminyakan ini juga membantu perpindahan penduduk terutama para pekerja dari Jawa, serta dari berbagai daerah. Saat itu perusahaan minyak yang dikenal adalah BPM , Shell dan KPM . Wilayah Balikpapan pada tahun 1930 itu meliputi Balikpapan Seberang (Penajam). [26]
Masa Pendudukan Jepang
Pada masa Perang Dunia II , Jepang mengincar wilayah ini sebagai batu loncatan mengadakan serangan ke
Jawa . Pada tanggal 23 Januari 1942 , armada Jepang di bawah pimpinan Shizuo Sakaguchi merebut Balikpapan dari tangan pasukan Sekutu dan
Hindia Belanda . [27][28]

Wilayah Balikpapan saat itu meliputi Balikpapan Seberang (Penajam). [29] Nilai strategis kota Balikpapan juga diperhitungkan tentara sekutu, pada tahun 1945 tentara sekutu di bawah komando Australia merebut kota ini dari tangan Jepang pada pertempuran
26 Juni-15 Juli 1945 dalam usaha merebut kembali wilayah yang jatuh ke tangan Jepang. [30][31][32][33]
Masa Republik Indonesia
Berita tentang Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia agak terlambat sampai di kota ini, sekitar tahun 1945-1946 melalui pekerja BPM yang datang dari Jawa dalam rangka rehabilitasi kilang minyak yang hancur akibat perang yang dilanjutkan dengan pernyataan rakyat di Lapangan FONI.

Namun karena Belanda berniat menguasai kembali kota ini maka terjadi peperangan yang berlanjut sampai pada pertempuran Sangatta. Pada masa pengakuan kedaulatan tahun 1949, wilayah ini diserahkan kepada Pemerintah Republik Indonesia Serikat yang berlanjut kepada Republik Indonesia.
[read..more]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: